Halloween party ideas 2015





Abah Salikan


"Saya mulai tertarik ikut berjuang menjadi aktifis sejak tahun 1992, ketika itu ikut organisasi SPB (Serikat Petani Banten), sebab yang menjadikan saya tertarik untuk berjuang terus, ketika itu saya lihat sendiri data di Kementrian Kehutanan, tidak ada tanah kehutanan di Kecamatan Cibaliung," kata Abah Salikan.

Namanya "Salikan Bin Wirnasa", mengaku kelahiran tahun 1964, ayah dari 8 anak, tinggal di Kampung Cicurug, Desa Cibaliung, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kami memanggilnya dengan sebutan Abah Salikan. Abah artinya bapak. Abah Salikan, usianya boleh dibilang sudah tua, tapi semangatnya pantas untuk diconoh oleh kaum muda sekarang ini. Karena perjuangannya yang tak kenal menyerah dan tanpa pamrih.

Kini Abah Salikan masih aktif berkifrah sebagai aktifis di organisasi Serikat Petani Indonesia (SPI). Jabatannya sebagai penasihat di Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Sesuai dengan namanya "Serikat Petani", organisasi ini bergerak untuk memperjuangkan hak-hak petani. Di antaranya mendukung perjuangan petani, masyarakat Cibaliung (dan sekitarnya) dalam memperjuangkan hak-hak mereka atas tanah warisan dari nenek moyang (Karuhun) yang sekarang masih dikuasai oleh Perum Perhutani.

"Gerakan perjuangan itu memuncak pada tahun 1999, perjuangan dibawah pimpinan Sdr. Upar, sekarang dia sudah almarhum. Komplik terjadi begitu besar, Satuan Brimob dari Polwil (Polisi Wilayah) Banten menangkapi aktifis, banyak teman kami dipenjarakan; Upar, Ra'is, Yohanan, Sardi, Hasan, Armaya, Roji, Durahman, Yusup, dan Rochmat Insany," cerita Abah Salikan mengenang masa kelam itu.

Kemudian seiring dengan perjalanan waktu, kekuasaanpun ikut berganti, di sebut Rezim Reformasi. Tapi pergantian Rezim itu tidak berarti mengakhiri perjuangan Abah Salikan. Keadaan menuntut si Abah harus berjuang terus. 

Perjuangan awal yang melawan pemerintah (Perum Perhutani/Kementrian Kehutanan), sengketa lahan, kemudian dikesampingkan. Selanjutnya Abah Salikan memperjuangkan kepentingan hak-hak masyarakat di lingkungannya, seperti diantaranya; minta dibangun jalan ke kampung masing-masing, minta dipasang jaringan listik. Semua itu telah dilakukannya dengan tanpa pamrih. Gerakan perjuangan sosial itu dilakukannya atas nama diri sendiri sebagai warga negara.

Ada satu peristiwa yang menarik, ketika si Abah didatangi oleh yang mengaku wartawan televisi, wartawan bertanya tentang banyak hal menyangkut realisasi suatu program pemerintah. Abah Salikan menolak memberikan keterangan serius, alasan tidak ada gunanya.

"Tanya saja yang lain, saya tidak mau memberikan informasi, tidak ada gunanya, toh yang untung orang lain juga dengan keterangan saya, saya tidak percaya," kata Abah Salikan, dia bercerita tentang pengalaman masa lalunya.

"Beberapa waktu kemudian wartawan itu datang lagi dengan membawa peralatan suting, saya diwawancara, kemudian dibawa langsung menghadap Bupati, ke Distamben, dan hati saya berkata, kali ini janji Bupati pada saya disaksikan pemirsa TvOne, masa jalan dan listrik ke kampung saya ga direalisasikan juga," kata Abah Salikan sambil berkelakar.

Akhirnya, tak lama kemudian jalan desa di bangun ke Cicurug dan jaringan listrikpun masuk pula. 

Sedangkan kegiatan sehari-hari Abah Salikan sebagai kepala keluarga, dia bekerja sebagai petani, pengrajin Gula aren, dan pengrajin anyaman bambu. Hasilnya untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga.(*)

Penulis: Saprudin MS

Post a Comment

GEMIRA Lampung

{picture#https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEgyBU9hIcRLQoXMle_XSZQhqhwcCFT2WmFHBKKpAji3745cWzlqCAQ4KBfmOMNJIE0DsT1hQDt6z9vL_gT130QoAQHhwAGBI5Z7JMgJ4aQlY6QTVxsd3F6Q3uoAfwDw6iEIe9X6hohPXyskOw0VAOhbLUrjyyUYFIMXscyTikFrklcKHtL5JNAKbf1YB70=s276} GEMIRALAMPUNG.COM adalah portal berita terkini provinsi lampung {facebook#https://www.facebook.com/Lampung-Siger-112788135918185} {twitter#https://twitter.com/gemiralampung} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#https://www.pinterest.com/gemiralampung/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCQyVKhTU6KnMdpXd3qAuAyg} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}
Powered by Blogger.