Halloween party ideas 2015
Showing posts with label Politik. Show all posts

Budi Arie Setiadi (Ketum PROJO)
DPD PROJO PROPINSI LAMPUNG. "Seluruh anggota PROJO Lampung berharap Ketum Projo Budi Arie Setiadi masuk dalam kabinet Jokowi jilid 2. Ini kehendak arus bawah Projo Lampung yang telah berjuang dua periode," ketua DPD Projo Propinsi Lampung menjelaskan. " Wajar yang berkeringat yang jadi," tambahnya. Budi Arie Setiadi layak masuk dalam kabinet, beliau aktifis dan pengusaha yang selama ini berbuat banyak dalam suksesi pak Jokowi. Kami sangat berharap, daripada orang orang yang selama ini justru tidak menunjukkan apa apa atau bahkan menentang pak Jokowi yang masuk dalam kabinet, " tambah ketua Projo di Lampung itu.

Lampung Siger - Bandar Lampung, PAGUYUBAN BARISAN BANTENG 99 menggelar Konsolidasi dengan seluruh pengurus yang ada di seluruh kabupaten/kota se Provinsi Lampung. Acara yang dilaksanakan Sabtu, (10/2/2018) dihadiri oleh seluruh pengurus DPP, DPD, Serta DPC Se Provinsi Lampung dan juga cagub yang direkomendasikan oleh PDI Perjuangan Drs. H. HERMAN HN. Selain konsolidasi Paguyuban Barisan Banteng 99 juga melakukan pembentukan TIM PEMENANGAN Cagub-Cawagub Drs. H. HERMAN HN. dan Ir. SUTONO.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di sekertariat DPD Paguyuban Barisan Banteng 99 Provinsi Lampung Jl. Way Pangubuan, Pahoman Bandar Lampung. Paguyuban Barisan Banteng 99 yang diketuai oleh Ketut Erawan yang juga Anggota DPRD Provinsi Lampung, untuk melaksanakan konsolidasi sebagai salah satu upaya dalam menjalin silaturahmi serta menyampaikan program Paguyuban Paguyuban Barisan Banteng 99 di Provinsi Lampung.

Herman HN Dalam sambutannya, Calon Gubernur Lampung yang berpasangan dengan Calon Wakil gubernur Sutono itu mengatakan, hasil hasil pembangunan di Bandar Lampung bisa kita lihat semuanya untuk kesejahteraan rakyat.

Herman HN juga memohon bantuan dari Paguyuban Barisan Banteng 99 untuk membantu dalam memperkenalkan dirinya dan juga Sutono kepada masyarakat yang ada di kab/kota hingga ke pelosok di seluruh Provinsi Lampung. “Masyarakat di kabupaten belum tau saya, bapak/ibu corongnya untuk memperkenalkan saya. Sampaikan program dan hasil kerja saya. Saya mohon bantuan dari bapak/ibu saya yakin gak akan kemana-mana” Ujar Walikota Bandar Lampung Tersebut.

Cagub yang direkomendasikan ole PDI Perjuangan itu juga memperkenalkan Sutono yang menjadi pasangannya dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung 2018. “Pak sutono itu mantan pertanian sangat mengerti mengenai pertanian yang ada.”


“Seperti di Bandar Lampung saya juga akan buatkan program berobat gratis, infrastruktur jalan secara bertahap dari ujung ke ujung sampai tuntas. Urusan keamanan di sini ada tombol panic setiap kelurahan, dipastikan polisi atau petugas keamanan 5-7 menit datang.” Imbuh Herman dalam sambutannya tersebut.

Ketua Paguyuban Barisan Banteng 99 Ketut Erawan menambahkan” Setau saya Presiden yang sedikit punya anggaran itu presiden terbaik indonesia, yaitu JOKOWI. Gubernur yang sedikit keluar anggaran itu juga gubernur terbaik indonesia yaitu AHOK. Mudah mudahan pak herman ini juga menjadi yang terbaik seperti mereka dan tentunya untuk provinsi lampung.”

Dalam rangka Pemenangan herman HN dan Sutono dalam Pencalonannya di Pemilihan Gubernur Lampung 2018 ini. Paguyuban yang memiliki semboyan “Bergerak Serentak, Maju Bersatu, Berjuang yakin Menang” itu seluruh pengurus yang ada dari DPP, DPD, DPC, PAC serta Ranting tersebut akan segera membentuk tim hingga ke TPS dalam rangka pemenangan Cagub cawagub dari PDI Perjuangan Tersebut.

Dalam kegiatan tersebut juga dibahas penyampaian Program serta Penjadwalan deklarasi Herman HN dan Sutono serta deklarasi Paguyuban Barisan Banteng 99 Tingkat Kabupaten/kota.

Seluruh Pengurus Paguyuban Barisan Banteng 99 menyatakan kesiapannya dalam pemenangan Cagub Cawagub yang direkomendasikan oleh PDI Perjuangan. “Sesuai dengan semangat kegotongroyongan serta mengingat sejarah kita pada tahun 1999 mari kita bangkitkan kembali semangat dan ideologi kita bersama sebagai kader PDI Perjuangan dan siap dalam menjalankan perintah Partai yang Sah untuk memenangkan Pilgub, Pileg dan Pilpres JOKOWI Presiden. KAMI SIAP MEMENANGKAN HERMAN HN-SUTONO di Lampung” (RILIS)

Bergerak Serentak, Maju Bersatu, Berjuang yakin Menang



Ananda Tohpati
LAMPUNGSIGER.COM, Bandarlampung, Setelah melakukan Deklarasi & Pengukuhan KAWAN begitu sebutan Tim Relawan pemenangan Ananda Tohpati For Gubernur Lampung, Kab. Pringsewu dan kab. Lampung Utara, kab. Tanggamus, pada Sabtu, 27 mei 2017 bertempat di Lembah Hijau Bandar Lampung 50 orang dari 22 Kecamatan se-kota Bandar Lampung dikukuhkan menjadi Relawan KAWAN Aananda Tohpati For Gubernur Lampung kota Bandar Lampung.

Koordinator KAWAN Ananda Tohpati Kota Bandar Lampung Edi Priyono dalam kesempatan tersebut menyampaikan, setelah kami pulang dikukuhkan ini, kami akan bergerak cepat untuk mengkonsolidir KAWAN Ananda Tohpati diseluruh kelurahan se-kota Bandar Lampung. Dalam 2 minggu ini saya yakin semua kelurahan di kota Bandar Lampung ini sudah kami selesaikan konsolidasi kami. Ini memang kerja berat, tapi dengan kesungguhan seluruh KAWAN ANDES yang hari ini dikukuhkan saya yakin menjadi pekerjaan yang tidak berat, meski memang butuh kerja keras dan Totalitas.

Kota Bandar Lampung adalah jumlah mata pilih potensial yang rasional di Propinsi Lampung, serta ada Walikota yang juga mempunyai potensi untuk maju dalam Pilgub 2018, oleh karenanya butuh kerja keras & Totalitas untuk menggalang kekuatan dalam menaikan popularitas dan elektabilitas Ananda Tohpati yang relatif baru muncul dalam jagat politik Lampung, ungkap Dede Suhendry ( Koordinator KAWAN Ananda Tohpati ) Propinsi Lampung dalam kesempatan tersebut.

Dr. Safari Daud ( Pengamat Sosial & Politik ) dari UIN Raden Intan yang hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan pandangannya, bahwa langkah KAWAN Ananda Tohpati ini sudah tepat & brilian dengan menyodorkan "Road Map Pembangunan Lampung yang ideal ke depan" ke salah satu Cagub yakni Ananda Tohpati, karena dengan begitu jika nanti terpilih akan bekerja sesuai dengan Road Map yang telah disepakati dengan KAWAN Ananda Tohpati. Dan Road Map tersebut adalah gambaran ideal pembangunan Lampung diseluruh lini yang merupakan hasil Mapping KAWAN Ananda Tohpati dengan para pakar, aktivis, akademisi, dan masyarakat langsung. Sehingga yang akan memimpin Lampung kedepan adalah Gagasan Lampung ideal yang sesuai dengan harapan masyarakat keseluruhan, bukan ego pribadi, kepentingan pribadi, kelompok, apalagi kepentingan perusahaan.  Tapi benar-benar kepentingan masyarakat Lampung keseluruhan, begitu disampaikan Dr. Safari

Ananda Tohpati telah berkomitmen akan menjalankan Gagasan besar tersebut jika dirinya terpilih sebagai Gubernur Lampung dalam Pilgub 2018, begitu imbuh Dede.

Pengukuhan KAWAN Ananda Tohpati ditutup dengan menyanyikan lagu darah juang oleh seluruh yang hadir pada acara tersebut, terlihat Nuansa Heroik dalam acara tersebut yang rata-rata dihadiri kaum muda. (RLS)


Lampungsiger.com, Bandar Lampung, Persaingan Perebutan Kursi BE 1 semakin kompetitif dan banyak pilihan, dan hal ini menjadikan masyarakat menpunyai Banyak Alternatif pilihan ditengah tengah kejumudan situasi politik lampung.

Bertempat dilantai 4 hotel kos otel hari ini berlangsung pertemuan "KONSOLIDASI POLITIK", Ananda Tohpati For Gubernur Lampung.

Pertemuan yang dihadiri sekitar 160 orang kader REPDEM Lampung dari 15 kab/kota se-Propinsi Lampung tersebut membahas "Road Map" Pembangunan Lampung yang Ideal kedepan serta dalam rangka memenangkan Ananda Tohpati dalam pemilihan Gubernur lampung 2018 menyepakati membentuk dan mendeklarasikan Jaringan Pemenangan Pilgub Lampung 2017 yang bernama "Kawan Ananda Tohpati".

Terpilih sebagai koordinator Kawan Ananda Tohpati propinsi lampung Dede Suhendry dari bandar lampung, beserta koordinator 15 kab/kota se-Propinsi Lampung. Untuk selanjutnya dalam waktu 1 bulan ini koordinator Kabupaten akan menggalang kekuatan di seluruh kecamatan dan desa se-Propinsi Lampung. Hal ini untuk memastikan bahwa Ananda Tohpati harus dikenal oleh seluruh lapisan masyarakat di pelosok-pelosok desa lampung.

Ananda Tohpati adalah sosok muda yang menginspirasi terjalinnya persatuan dan kesatuan seluruh elemen anak bangsa yang akhir-akhir ini sudah mulai meredup. Ananda Tohpati juga sosok yang sangat perduli terhadap kemandirian energi desa melalui program biogas yang coba dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kepeduliannya terhadap lingkungan hidup juga sudah tidak diragukan lagi dengan banyak program dan kegiatan melalui wadah LastDay-29 yang merupakan komunitas pencinta lingkungan dimana Ananda Tohpati duduk sebagai ketua. Ananda Tohpati juga mampu mendorong bahwa pemuda adalah pelopor kebangkitan dan pembangunan desa. begitu disampaikan Grace P Nugroho ( Ketua DPD REPDEM Lampung) dalam sambutan pengantarnya.

Hadir dalam acara tersebut Pakar Politik kawakan yg juga akademisi Dr. Jauhari Jaelani yang memberikan pandangan-pandangannya tentang Pembangunan lampung masa depan yang lebih baik.
Dikatakan beliau, bahwa lampung hari ini masih jauh dari harapan masyarakat termasuk figur pemimpin daerahnya.

Oleh karenanya lampung butuh pemimpin yang mampu mewujudkan harapan-harapan masyarakat, melayani masyarakat, dan mempunyai visi yang jelas. Begitu disampaikan.

Pertemuan ditutup dengan Pengukuhan Koordinator Kawan Ananda Tohpati Propinsi Lampung, dan koordinator 15 kab/kota se Propinsi lampung.

Pembentukan Kawan Ananda Tohpati oleh DPD REPDEM dalam kerangka memperkuat cakupan dukungan dan membuka kesempatan semua elemen masyarakat untuk bergabung dan memenangkan Ananda Tohpati. (RLS)


LAMPUNGSIGER.COM -Pengajian bertajuk “Kramat Bersholawat” yang digelar oleh Muslimat NU di Jalan Kramat Lontar H95 Jakarta Pusat Majelis Taklim An Nisa meski ada sedikit gangguan namun acara berlangsung lancar, aman dan terkendali. Cawagub Djarot Saiful Hidayat juga menghadiri acara ini dan sangat menyayangkan adanya gangguan yang disengaja ini.

Lancarnya acara tak lepas dari faktor keamanan dimana Banser Ansor mengawal acara Pengajian ini dari awal sampai akhir. Malam sebelum Pengajian dilaksanakan, panitia sempat didatangi FPI untuk membatalkan Pengajian yang digelar oleh Muslimat NU MT An Nisa. Namun panitia bergeming tetap melaksanakan agenda Pengajian “Kramat Bersholawat” sesuai rencana.

Dan benar, ketika acara dilaksanakan, gangguan mulai berdatangan dengan Takbir yang cukup keras dan tebar spanduk di jalanan. Gerombolan FPI yang datang tanpa atribut seragam khas Laskar Petamburan ini mulai melakukan kebiasaan mereka mengganggu ketertiban. Gerilyawan memantau ada 10 orang yang getol memprovokasi warga untuk menolak Pengajian ini.

Bukannya mendapatkan simpati dari masyarakat sekitar, para provokator ini justru didatangi Banser untuk bubar dan jangan mengganggu Pengajian. Ketika provokator FPI ini tahu ada 30 Personil Banser yang menghampiri mereka, secara reflek mereka kabur dan meninggalkan lokasi depan tempat pengajian.



Penulis
:
-
Editor
:
-
Sumber
:
indomenia.Net
Dibaca
:
7.345 Kali



LAMPUNGSIGER.COM - Istri calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Veronica Tan, mengungkapkan curahan hatinya melalui media sosial Instagram miliknya. Kali ini, Veronica berbicara tentang putra sulungnya, Nicholas Sean Purnama, yang mulai beranjak dewasa. 
Veronica mengunggah fotonya yang hendak memeluk Nicholas. Namun sang putra tampak malu-malu dan ingin mengelak. "Reaksi @nachosean kalau mau dipeluk Mamanta… 'Ma…stop it…'," tulis dia di caption foto Instagram-nya, Ahad, 19 Maret 2017. 
Veronica menuturkan hal itu sudah wajar dirasakan dan dialami seorang ibu jika memiliki anak lelaki yang mulai tumbuh remaja. "Rasanya ini problem semua ibu yang putranya sudah beranjak dewasa."
Veronica tak bisa menahan kerinduan untuk sekadar memeluk dan memanjakan sang putra. "Kita selalu kangen peluk mereka, tapi mereka sudah malu untuk dipeluk, apalagi di depan umum," katanya.
Di ujung keterangan foto itu, dia pun menanyakan kepada para pengikutnya di Instagram apakah ada para ibu lain juga merasakan hal yang sama dengannya.
Unggahan foto ini pun langsung dibanjiri oleh komentar dan suka dari para pengikutnya di Instagram. "Hiks bener banget bu, rindu pengen unyel-unyel dan gendong-gendong mereka he-he-he," tulis salah satu pengikut Veronica di Instagram.
Adapun foto yang diunggah Veronica itu diambil di sela waktu dia mengajak Nicholas dan putra bungsunya, Daud Albeenner Purnama, bersepeda di area car free day, Sudirman, tadi pagi.
Selain kedua putranya, Veronica didampingi istri calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, Happy Farida. 



LAMPUNGSIGER.COM – Bandar Lampung, Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung resmi diserah terimakan kepada Pelaksana Tugas Harian (PLH) Bambang Dwi Hartono, setelah Sjachroedin ZP dilantik menjadi Duta Besar untuk Kroasia. 

Serah terima dilakukan di Kantor DPD PDIP Lampung, Jumat (17/3) yang lalu. Dalam kesempatan itu Ketua Demisioner DPD PDIP Lampung Sjachroedin ZP, mengatakan, dirinya tidak ingin DPD PDIP Lampung nantinya dipegang oleh pemimpin yang salah. “Saya tidak rela PDIP jatuh karena oknum­-oknum partai kurang bertanggung jawab. Saya yakin ketua yang baru Pak Bambang juga berpengalaman,” kata dia 

Dirinnya menegaskan, mulai saat ini kepemimpinan PDIP Lampung terkomando jadi satu di bawah perintah Bambang Dwi Hartono. “Saya berpesan untuk kader partai yang masih mudamuda selalu turuti aturan partai dan melaksanakan tugas pokok dan jangan sampai partai terpecah-­belah,” tambahnya 

Sementara itu PLH DPD PDIP Lampung Bambang Dwi Hartono mengajak seluruh kader PDIP untuk memenangkan Pilkada, Pileg dan Pilgub mendatang.

Terkait persolan diatas, lampungsiger.com mewanwancarai beberapa tokoh senior dan kader murni PDIP Lampung, beberapa contoh seperti Sri Atidah dan Al Amin Kraeng, Minggu (19/3).

Lewat telepon genggamnya, Sri Atidah menjelaskan bahwa perjuangan dirinya bersama Al Amin Kraeng membesarkan partai bisa dibilang berdarah-darah serta bercucuran keringat untuk membuat PDIP besar serta berjaya di Lampung ini, kata Sri Atidah.

Sri Atidah melanjutkan obrolannya, terkait siapa kader yang layak memimpin PDIP Lampung kedepan, menurut dia kriteria yang layak adalah sosok kader yang memiliki komitmen sebagai kader, jangan seperti kutu loncat, bisa dan mampu menaikan kualitas kader partai, memiliki pundamen serta komitmen, berjiwa pancasilais, nasionalis serta jangan lupa dengan sejarah berjiwa marhaenisme, serta sosok yang mempunyai basis massa serta mampu menggerakkan massa tersebut selain itu jangan sampai sosok pemimpin yang hanya mengandalkan dan menhgidupkan dirinya dari partai melainkan sebaliknya mampu menghidupkan partai tanpa embel-embel kepentingan pribadi, tambah Sri Atidah.

Saya kadang sedih melihat kader-kader yang sekarang ini, mereka tidak mampu menjalankan seperti kriteria-kriteria yang saya sebutkan tadi, bahkan terkesan kutu loncat, sesuai selera pasar mana yang bisa untuk mereka hidup mulai berbondong-bondong masuk PDIP, karena dalam dirinya tidak ada komimen untuk membesarkan partai itu, jelasnya.

Apalagi ini untuk menjadi pemimpin sekelas ketua partai DPD PDIP Provinsi Lampung sudah tentu yang layak dan cocok menjadi ketua adalah sosok yang memiliki komitmen besar terhadap besarnya partai, bukan karena seorang sosok yang hanya mengandalkan uangnya untuk membeli dukungan kepada yang lain agar hajatnya tercapai, "Hari Gini Mau Jadi Ketua Mengandalkan Uang, No Way", kata Sri Atidah.

Selain Sri Atidah, ada juga sosok kader yang berjasa terhadap besarnya partai PDIP di Lampung, yakni Al Amin Kraeng, lewat telpon genggamnya lampungsiger.com menghubungi Al Amin Kraeng.

Menurut Amin Kraeng, siapa sosok kader yang layak menggantikan Sjachroedin ZP, atau memimpin PDIP Lampung kedepan adalah sosok kader yang bisa dan mampu menggerakkan massa, punya militansi yang besar, mau berkorban kepada partai, tidak hidup dari partai melainkan bisa menghidupkan partai, bisa memperhatian nasib dan aspirasi rakyat, bisa dan mampu menjalankan kata-kata perjuangan itu dengan cara benar-benar diisi, bukan hanya sebatas slogan saja dan yang terakhir dia seorang kader PDIP, kata Al Amin Kraeng.

lampungsiger.com, mencoba memberikan beberapa nama pilihan kepada kedua sosok kader PDIP Lampung tersebut, ada beberapa nama yang sudah mulai beredar yakni, Bambang Suryadi, Mukhlis Basri, Umar Ahmad serta Herman HN, menurut mereka berdua yang masuk kriteria memimpin PDIP Lampung kedepan adalah Mukhlis Basri.

Menurut Sri Atidah, Mukhlis Basri lebih layak, ketimbang nama yang disebutkan tadi sebab dia adalah murid saya, jiwanya nasionalis, dia mempunyai massa, dia seorang kader murni PDIP, kalau Umar Ahmad dan Herman HN, pundamen mereka apa dulu ingin jadi ketua partai, sementara untuk Bambang Suryadi, menurut saya komitmennya diragukan, jelas Sri Atidah.

Dan menurut Al Amin Kraeng, jelas yang layak pimpin PDIP Lampung kedepan adalah yang memiliki beberapa kriteria yang saya sebutkan tadi dan itu ada pada sosok Mukhlis Basri, dia betul-betul menggerakkan partai PDIP selama ini, dia lebih senior dalam hal kader kepartaian selain itu dia juga paham betul tentang sejarah PDIP Provinsi Lampung ini, tutup Amin Kraeng. (DNH)


LAMPUNGSIGER.COM, – Bandar Lampung, Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung resmi diserah terimakan kepada Pelaksana Tugas Harian (PLH) Bambang Dwi Hartono, setelah Sjachroedin ZP dilantik menjadi Duta Besar untuk Kroasia. 

Serah terima dilakukan di Kantor DPD PDIP Lampung, Jumat, 17/3/2017. Dalam kesempatan itu Ketua Demisioner DPD PDIP Lampung Sjachroedin ZP, mengatakan, dirinya tidak ingin DPD PDIP Lampung nantinya dipegang oleh pemimpin yang salah. “Saya tidak rela PDIP jatuh karena oknum­oknum partai kurang bertanggung jawab. Saya yakin ketua yang baru Pak Bambang juga berpengalaman,” kata dia 

Dirinnya menegaskan, mulai saat ini kepemimpinan PDIP Lampung terkomando jadi satu di bawah perintah Bambang Dwi Hartono. “Saya berpesan untuk kader partai yang masih mudamuda selalu turuti aturan partai dan melaksanakan tugas pokok.Dan jangan sampai partai terpecah­belah,” tambahnya 

Sementara itu PLH DPD PDIP Lampung Bambang Dwi Hartono mengajak seluruh kader PDIP untuk memenangkan Pilkada, Pileg dan Pilgub mendatang.


M. Ridho Ficardo

LAMPUNGSIGER.COM - SETELAH dilantik masing-masing kepala daerah/wakil kepala daerah segera tancap gas membangun wilayahnya. Para pemimpin daerah tersebut mengemban amanah warga yang tidak ringan. Seluruh harapan warga dibebankan kepada pemimpin daerah untuk masa lima tahun mendatang.

Melihat ekspektasi dari masyarakat yang tinggi, semestinya kepala daerah selama masa jabatan tidak diberikan cek kosong. Sebagai pejabat publik, akuntabilitas kepala daerah dikedepankan.
Mereka tidak bisa sekehendak hati dalam menjalankan birokrasi pemerintahan. Keleluasaan wewenang jabatan seharusnya didedikasikan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan membangun daerah. Tanpa akuntabilitas publik, pemimpin daerah akan cenderung otoriter.
Dalam konteks semacam itu, kepala daerah dituntut memiliki kinerja yang baik. Kinerja itulah yang idealnya menjadi pedoman bagi kepala daerah yang bersangkutan, dan publik untuk menilai prestasi pemimpinnya.
Sederhananya, kepala daerah yang mempunyai kinerja bagus dapat dinilai berhasil dalam pemerintahannya. Sebaliknya, jika mereka berkinerja buruk maka kepemimpinannya boleh dikata gagal.
Berhasil atau gagal adalah rapor dari kepala daerah selama memimpin yang dijadikan refleksi dan penilaian terhadap pemimpin tersebut. Termasuk menjadi pertimbangan bagi masyarakat apabila pejabat itu maju kembali dalam pilkada (incumbent).
Ironisnya, persoalan prestasi incumbent seringkali dilupakan publik. Di daerah yang tingkat kematangan demokrasi warganya masih rendah, faktor subyektif (misal money politics) lebih dominan mempengaruhi keterpilihan calon kepala daerah dibanding faktor obyektif (misal track record atau prestasi calon).
Terkait persoalan tersebut diatas, Provinsi Lampung contohnya pada saat ini sudah bermunculan tokoh-tokoh yang akan mencalonkan diri menjadi kepala daerah di provinsi ini, namun publik tentunya sudah tak lagi memilih pemimpin yang hanya pandai beretorikan melainkan berharap ada satu perbuhan yang positif bagi provinsi Rua Jurai ini.
Joni, salahsatu warga Punggur, Lampung Tengah bercerita kepada lampungsiger.com bahwa dirinya sangat kecewa sekali kepada kinerja pemerintahan dibawah pimpinan Gubernur saat ini, alasannya jelas mas jalan yang menghubungkan Kecamatan Seputih Surabya, Seputih Banyak sampai saat ini belum ada tanda-tanda mau diperbaiki, padahal jelas-jelas itu jalan milik provinsi, ungkapnya.
Selain Joni ada juga Suwardi warga Waykanan, dirinya pun sama kecewa terhadap pemerintahan Ridho Ficardo, persolaannya sama yakni, infrastruktur yang tak sama sekali ada perbaikan di daerah tempat tinggalnya, kalau sudah hujan jalan yang menghubungkan daerah kami Negeri Agung menuju Pakuan Ratu Waykanan sudah bukan lagi lagi layaknya jalan, melainkan kubangan air dan lumpur, pungkas Suwardi.
Menanggapi persolan tersebut salahsatu tokoh politik yang enggan disebutkan namanya, dirinya sudah sejak lama menduga jika pemerintahan Ridho Ficardo akan gagal memimpin Provinsi Lampung, hal tersebut bisa kita lihat dari minimnya pengalaman, manajerial yang carut-marut dari awal pemerintahannya berkuasa, program kerja yang tak satupun berpihak kepada masyarakat serta masih banyak lagi yang kalu diceritakan akan membuat jenuh pembaca, kelakar tokoh tersebut sambil nyeruput kopi asli Lampung.
Seharusnya, Gubernur yang sekarang harus memiliki program kerja yang jelas, infrastruktur yang rusak segera diperbaiki, karena hal tersebut sangatlah bersentuhan kepada masyarakat langsung, bikin terobosan, dengar aspirasi masyarakat, tentunya segara ditindak lanjuti jangan hanya sebatas wacana dan ini sudah di akhir kepemimpinannya, sudah jelas semuanya sudah terlambat untuk memperbaiki kinerja agar menarik simpatik masyarakat, tutup tokoh politik itu. (DNH)


Lampungsiger.com—Pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Lampung periode 2017—2022 akan dilantik Kamis (16/3/2017) di Gedung Convention Hall Pascasarjana Universitas Bandar Lampung. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua ICMI Pusat Prof. dr. H. Jimly Ashiddiqie serta disaksikan Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, Kapolda Lampung Irjen Sudjarno, dan pengurus BMT se-Provinsi Lampung.

Pelantikan pengurus ICMI Lampung dilakukan berdasarkan SK Majelis Pengurus Pusat ICMI se-Indonesia nomor: 009/SKO-P/ICMI/02/2017. Sebagai Ketua Majelis Pengurus adalah Dr. Ir. H. M. Yusuf S. Barusman yang juga sebagai rektor UBL. Yusuf Barusman dibantu empat wakil ketua, di antaranya Prof. Wan Abbas Zakaria, Iskandar Zulkarnain, dan Andala Barusman.

Sedangkan Ketua Dewan Penasihat dijabat Gubernur Lampung didampingi Wakil Ketua Bachtiar Basri, Sekretaris Achmad Hudalil, dan sejumlah anggota, di antaranya Prof. Hasriadi Mat Akin, Sutono, Nasrullah Yusuf, Prof. Muhajir Utomo, dan sejumlah tokoh besar Lampung lainnya.

Sementara Ketua Dewan Pakar dijabat Prof. Damrah Khair yang dibantu Prof. Suharso, Prof. Karomani, dan lainnya. Ketua majelis pengurus dibantu sejumlah bidang, antara lain bidang organisasi dan kelembagaan, serta departemen kesejahteraan dan kesehatan. (iqbal)

POLITIK | Sabtu, 4 Maret 2017.

Pertemuan Raja Salman dari Arab Saudi dan Presiden Jokowi di Istana Bogor.

FOKUS.COM. JAKARTA -- Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz, menyambangi Indonesia selama sembilan hari sejak 1 Maret 2017. Kedatangannya untuk melakukan kerja sama bilateral, yang terjalin dalam 11 nota kesepahaman kerja sama antara Indonesia dan Arab Saudi. 
Nilai komitmen investasi Arab Saudi di kilang Cilacap Pertamina sebesar US$6 miliar. Nilai ini lebih kecil daripada nilai investasi Arab Saudi untuk kilang minyak perusahaan migas Petronas di Malaysia. 
Staf Divisi Komunikasi Kantor Presiden, Jojo Raharjo, memandang masyarakat sebaiknya tak perlu mempersoalkan nilai investasi Raja Salman di Malaysia yang lebih besar dibandingkan Indonesia. Persoalan terpenting dari kerja sama ini adalah bagaimana kesepakatan tersebut dapat terealisasi. 
"Saudi Aramco dengan Petronas disebut investasinya lebih besar, saya ingatkan kita bukan negara pengemis, berapa pun nilai investasi akan kita lihat nanti. Ini belum selesai. Yang penting, kita akan lihat seperti apa perkembangan kerja sama kedua negara ini," ujarnya di Gado-Gado Boplo, Jakarta, Sabtu, 4 Maret 2017.
Dia mengingatkan beberapa perjanjian yang telah disepakati perlu dikawal oleh setiap warga negara bersama dengan pemerintah. Dia ingin semua pihak jangan sampai larut dalam euforia kemudian lupa pada tujuan kerja sama kedua negara.
"Euforia kunjungan yang bersejarah, ini momentum yang sangat bersejarah. Sebelas MoU yang telah disepakati, harus kita dorong dan kita kawal supaya benar benar terealisasi," tuturnya. 
Jojo menilai kunjungan Raja Salman menjadi momentum yang sangat menguntungkan bagi Indonesia dan Arab Saudi. 
"Ini adalah momentum yang sangat menguntungkan untuk kedua negara untuk mempererat kerja sama. Ini bukan kunjungan yang biasa," ujarnya. (VIV)

POLITIK | Selaa, 21 Februari 2017.
Ilustrasi Pemilu

FOKUS.COM -- Musim pemilihan kepala daerah (Pilkada) atau pemilihan umum pada umumnya memang rawan penyimpangan, salah satunya adalah politik uang, menjual suara demi rupiah dengan imbalan mengarahkan hak suara coblosan untuk ‘si pembeli’.
Mengutip fatwa Dar al-Ifta’ Mesir, aktivitas jual beli suara tersebut hukumnya haram. Hukum ini berlaku tidak hanya untuk pemilik dana atau pihak yang menjual suara mereka, tetapi juga mencakup pula perantara (broker) yang menjadi penghubung antara kedua pihak tersebut. 
Aktivitas jual beli suara tersebut masuk dalam kategori suap-menyuap yang dilarang agama. Pelarangan ini antara lain merujuk hadis riwayat Tsauban RA yang diriwayatkan Imam Ahmad, bahwa Rasulullah SAW menyatakan Allah SWT melaknat penyuap dan penerima suap, serta perantara (raisy) antara keduanya. 
Prinsip dasar yang harus ditekankan dalam kegiatan semacam pilkada adalah fairness dan kejujuran. Tidak boleh menggunakan uang untuk merealisasikan ambisinya dengan memberikan iming-iming kepada pemilik suara. 
Atas dasar inilah, maka, hukum mengonsumsi uang hasil jual beli suara tersebut adalah haram dan termasuk memakan harta dengan cara batil. Jika memang sudah menerima, hendaknya segera mengembalikan uang itu. 
Yang diperbolehkan dalam agama, adalah menggunakan dana untuk kampanye, selama dalam batas dan koridor yang diperbolehkan oleh peraturan negara. (KOM)

POLITIK | Sabtu, 18 Februari 2017.
Nusron Wahid
FOKUS.COM, JAKARTA -- Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah I Partai Golkar Nusro Wahid  menilai, tingkat gologan putih atau golput di DKI Jakarta sebesar 22,9 persen merupakan kondisi yang baik.
Berdasarkan data sementara Komisi Pemilihan Umum  (KPU), pemilih berjumlah 7.218.279 sedangkan partisipasi sebesar 5.563.425.
"Itu sudah bagus kalau cuma 23 untuk ukuran Jakarta. Masih banyak yang memilih. Coba cek Pilkada lain ada yang 60 Persen. Rata-rata 40 persen," kata Nusron di DPP Golkar, Jakarta, Jumat (17/2/2017).
Menurut Nusron, calon Gubernur Basuki Tjahaja Purnama turut berperan dalam tingkat partisipasi itu. Ahok, kata dia, turut menggerakkan pemilih yang mendukung maupun yang menolak.
"Saya yakin kalau tidak ada Ahok gak sampai segitu. Karena ada ahok, baik orang yang anti Ahok semangat untuk memilih, yang pro Ahok juga sampai datang dari luar negeri," ujar Nusron.
Dari jumlah golput tidak, semua sudah pemilih berniat tidak menggunakan hak politiknya. Saat pemungutan suara berlangsung, piemilih di berbagai TPS di Jakarta yang tidak terdaftar dalam DPT kehabisan surat suara.
"Sampai siang tadi saya komunikasi dengan teman-teman di sana (Rumah Lembang) sudah ada angka 28.000 pengaduan yang gak punya hak pilih. Ini kan kami advokasi," ujar Nusron.
Nusron menyebutkan, DPP Golkat telah membentuk tim advokasi untuk mengawal hasil penetapan resmi dari KPU dan mengadvokasi pemilu yang tidak masuk DPT. Tim advokasi juga akan menyiapkan data terkait adanya potensi gugatan hasil Pilkada. (KOM)


Agus Harimurti Yudhoyono
Lampungsiger.com, JAKARTA -- Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sangat berbahaya jika menjadi Gubernur DKI Jakarta karena tidak mempunyai solusi masalah di ibu kota.
"Kan kelihatan sekali dalam debat kemarin, pengertiannya dangkal sekali, pikirannya tidak kompleks dan tidak sistemik," kata Guru Besar Ilmu Politik UI, Arbi Sabit.
Menurut Arbi Sanit, dalam debat tersebut, konsep yang ditawarkan seperti bantuan langsung tunai bersifat sementara justru menjadikan rakyat Jakarta malas dan tidak mendidik.
Selain itu, Arbi tak menampik jika kehadiran Agus meramaikan perebutan kursi nomor satu DKI Jakarta tidak lepas dari keinginan sang ayah (SBY).
"Dia (Agus) ini kan calon nekat, tiba-tiba langsung mau jadi 'raja'. Bukannya sekolah raja dulu? Ini kan nggak masuk akal," ujarnya.
Maksud Arbi bahwa harus ada sekolah "raja" terlebih dahulu yakni Agus harusnya memperdalam ilmu politik lebih dulu sekurang-kurangnya lima tahun.
Salah satu caranya dengan menjadi anggota DPR, misalnya. Bahkan, menurut Arbi, akan lebih baik jika Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) sang adik yang diusung sebagai calon gubernur DKI Jakarta.
"Dia (Ibas) jauh lebih baik, karena lebih mengerti persoalan," katanya.
Arbi pun mengkritik konsep rumah apung yang ditawarkan Agus karena sangat tidak manusiawi. "Itu menyesatkan dengan alasan itulah kemanusiaan," ujarnya. (TEM)

POLITIK | Kamis, 16 Februari 2017.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.
FOKUS.COM, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo memenuhi panggilan Ombudsman Republik Indonesia (ORI), Kamis 16 Februari 2017. Ia ditemani Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri yang juga mantan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono.
Berdasarkan informasi yang diterima, kedatangan mereka lantaran tak diberhentikannya sementara Basuki Tjahaja Purnama, alias Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta yang menyandang status terdakwa perkara dugaan penodaan agama dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.
Namun, disinggung perihal Ahok, Tjahjo mengaku pertemuan tersebut tak ada hubungannya. "Oh enggak ada hubungannya," kata Tjahjo di gedung Ombudsman, Jakarta Selatan, Kamis 16 Februari 2017.
Meski begitu, terkait hal itu, Ia akan memberikan keterangan berikutnya. Saat ini, Tjahjo mengaku masih berpegang bahwa apa yang ia putuskan terkait Ahok mengacu pada Undang-undang Pemerintah Daerah (Pemda) dan dakwaan.
"Tentu saya menganggap itu benar. Maka saya belum memutuskan loh apakah Ahok diberhentikan sementara atau belum, saya hanya masih menunggu fatwa Mahkamah Agung dan tahapan persidangan," kata Tjahjo.
Sumarsono juga membenarkan kedatangannya untuk berdiskusi dengan Ombudsman mengenai pelayanan publik secara umum. Termasuk untuk beberapa hal terkait kepala daerah yang menyandang status hukum tersangka dan terdakwa.
"Sementara gitu dulu ya (info yang bisa disampaikannya)," kata Sumarsono.
Sebelumnya diberitakan, Ombudsman akan mengundang Mendagri, Tjahjo Kumolo untuk dimintai keterangan terkait diangkatnya kembali Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta. (VIV)

POLITIK | Kamis, 16 Februari 2017.

Tim WAH - Andika konferensi pers rayakan kemenangan di Hotel Le Dian, Serang, Kamis (15/2).
FOKUS.COM, SERANG – Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Banten Wahidin Halim dan Andika Hazrumy unggul dari Pasangan Cagub Cawagub Rano Karno dan Embay Mulya Syarif berdasarkan hasil quick count Lingkaran Survei Indonesia (LSI).

Saat konferensi pers di Hotel Le Dian, Kota Serang, Rabu (15/2) sore tadi, Direktur LSI Sunarto Cipharjono mengatakan, hasil survei lembaganya, Pasangan Rano Embay memperoleh suara 49.47 persen, sementara pasangan WH Andika meraih 50.53 persen, terpaut 1.06 persen suara
.Menurutnya, secara statistik belum bisa disimpulkan pasangan mana yang menang karena selisihnya masih dalam batas margin eror yakni 1 persen.
Sunarto menjelaskan, kesimpulan tersebut diambil setelah data hitung cepat masuk 100 persen pada pukul 16.20 WIB. Hitung cepat ini menggunakan metode multistage random sampling margin eror plus minus satu persen dengan tingkat kepercayaan 99 persen.
Hitung cepat ini menggunakan sampel sebanyak 240 yang diambil secara acak dari 16.540 TPS yang tersebar secara proporsional di seluruh kabupaten dan Kota di Banten.
“Jika dilihat dari sebaran pemilih, pasangan WH-Andika yang diusung 7 partai telak di wilayah Kota Tanggerang, namun kalah di wilayah lain. Sedangkan Rano Embay yang diusung oleh PDIP, PPP dan Nasdem ini unggul 7 wilayah yaitu Kota Cilegon, Kota Serang, Tangsel, Lebak, Pandeglang, Kabupaten Serang dan Kabupaten Tanggerang.
Sunarto menambahkan wilayah Tanggerang Raya merupakan battle ground dari pertarungan tersebut. Sebab wilayah itu jumlah pemilihnya mencapai 52 persen dari total pemilih di Banten.”
“Dari hasil hitung cepat ini terungkap tingkat partisispasi pemilih (vouter turn out) sebesar 61.79 persen. Artinya angka golput di kisaran 38.21 persen atau turun dari pilkada sebelumnya yaitu 40 persen,” tambahnya.
Sunarto menuturkan persaingan ketat hasil perhitungan sementara ini karena dua faktor di antaranya Rano-Embay dan WH-Andika memiliki basis suara yang sama-sama besar.
Namun meskipun hasilnya sudah diketahui oleh lembaga survei kami, lanjut Sunarto, pihaknya tetap menunggu pengumuman hitungan dari KPUD sebagai acuan resmi. (RB)

INTERNASIONAL | Kamis, 12 Januari 2017.
Saprudin MS.
Presiden Barack Obama, melambaikan tangan kearah pendukungnya usai menyampaikan pidato perpisahannya di McCormick Place, Chicago, 10 Januari 2017..

Presiden Barrack Obama menyampaikan pidato perpisahannya di Chicago, Selasa, 10 Januari 2016. Obama berkali-kali mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir. Ia sampai mempersilakan hadirin untuk duduk, karena mereka terus berdiri. 

Hallo Chicago!

(Tepuk tangan)

Senang bisa di sini lagi


Tepuk tangan)

Terima kasis semuanya

(Tepuk tangan)

Terima kasih.

(Tepuk tangan)

Terima kasih

(Tepuk tangan)

Terima kasih banyak, terima kasih, terima kasih

(Tepuk tangan)

Menyenangkan di rumah sendiri


Terima kasih.

(Tepuk tangan)

Kita siarang langsung sekarang, saya harus melanjutkan ini.

(Tepuk tangan)

Anda bisa menyebut saya orang yang sudah kalah, karena tidak ada lagi yang mau mengikuti perintah saya.

(Hadirin tertawa)

Hadirin silakan duduk.

Sahabat Amerika saya, Michelle dan saya sangat tersentuh oleh semua kebaikan, harapan yang kami terima selama beberapa minggu terakhir. Tapi malam ini giliranku untuk mengucapkan terima kasih.

Apakah kita telah saling melihat dari mata ke mata atau jarang sama sekali, percakapan saya dengan Anda, orang-orang Amerika -di ruang keluarga dan di sekolah, di peternakan dan di lantai pabrik, di pos-pos militer yang jauh- percakapan yang telah membuat saya selalu berterus terang dan saya terus terinspirasi, dan membuat saya kembali. Dan setiap hari, saya telah belajar dari Anda. Anda membuat saya menjadi seorang presiden yang lebih baik dan Anda membuat saya menjadi orang yang lebih baik.

Jadi saya pertama kali datang ke Chicago ketika saya masih di awal dua puluhan dan saya masih mencoba untuk mencari tahu siapa saya; masih mencari tujuan hidup saya. Dan itu lingkungan yang tidak jauh dari sini di mana saya mulai bekerja dengan kelompok-kelompok gereja dari dekat pabrik baja.

Itu adalah jalan di mana saya menyaksikan kekuatan iman dan martabat tenang orang yang bekerja dalam menghadapi perjuangan.

(Hadirin berteriak "Empat Tahun Lagi")

Saya tidak bisa melakukan itu.

Sekarang ini saya belajar bahwa perubahan hanya terjadi ketika orang-orang biasa terlibat dan mereka terikat dan mereka datang bersama-sama untuk menuntut itu.

Setelah delapan tahun sebagai presiden, saya masih percaya itu. Dan itu bukan hanya keyakinan saya. Ini detak jantung dari ide penduduk Amerika - eksperimen berani kami di pemerintahan.

Ini adalah keyakinan bahwa kita semua diciptakan sama, diberkahi oleh Pencipta kita dengan hak asasi tertentu, di antaranya hidup, kebebasan, dan mengejar kebahagiaan.

Ini desakan bahwa hak-hak ini sementara jelas, tidak pernah menghakimi; bahwa kita, rakyat, melalui instrumen demokrasi kita, dapat membentuk kesatuan yang lebih sempurna.

Sebuah konsep yang mendasar sebagai hadiah besar yang pendiri kita berikan kepada kita. Kebebasan untuk mengejar impian pribadi kita melalui keringat kita, dan kerja keras, dan imajinasi - dan penting untuk berusaha bersama-sama juga, untuk mencapai kebaikan bersama, kebaikan yang lebih besar.

Selama 240 tahun, bangsa kita telah memberi pekerjaan dan tujuan untuk setiap generasi baru. Itu yang menyebabkan patriot untuk memilih republik dibanding tirani, pelopor untuk kalangan barat, berani bekerja keras demi kebebasan.

Itu yang menarik imigran menyeberangi lautan dan Rio Grande. Itu yang mendorong perempuan untuk meraih suara. Itu yang mengorganisir tenaga kerja. Ini sebabnya pasukan Amerika mempertaruhkan jiwa mereka di Pantai Omaha dan Iwo Jima; Irak dan Afghanistan - dan mengapa laki-laki dan perempuan dari Selma hingga Stonewall siap untuk memberikan sumbangsihnya dengan baik.

(Tepuk Tangan)

Jadi itulah yang kita maksudkan ketika kita mengatakan Amerika luar biasa. Tidak bahwa bangsa kita telah sempurna dari awal, tapi kita telah menunjukkan kemampuan untuk mengubah, dan membuat hidup lebih baik.

Ya, kemajuan kita tidak merata. Pekerjaan demokrasi selalu sulit. Sudah diperdebatkan. Kadang-kadang berdarah-darah. Untuk setiap dua langkah ke depan, kita sering merasa mengambil satu langkah mundur. Tapi lompatan panjang Amerika telah ditentukan oleh gerak maju, perjuangan terus-menerus dari pendiri kita untuk merangkul semua, dan bukan hanya beberapa.
(Tepuk Tangan)


Jika saya mengatakan kepada Anda delapan tahun lalu bahwa Amerika akan membalikkan resesi besar, membangun kembali industri otomotif kita, dan memperlancar penciptaan lapangan kerja dalam sejarah kita - jika saya telah mengatakan kepada Anda bahwa kita akan membuka bab baru dengan orang-orang Kuba, menutup program senjata nuklir Iran tanpa melepaskan tembakan, mengambil dalang dari peristiwa 11 September - jika saya telah mengatakan kepada Anda bahwa kita akan menang untuk kesetaraan gender dan mengamankan hak untuk asuransi kesehatan bagi 20 juta dari sesama warga kita- jika saya telah mengatakan kepada Anda semua bahwa Anda mungkin mengatakan target kita ditetapkan sedikit terlalu tinggi.

Tapi itulah yang kita lakukan. Itulah apa yang Anda lakukan. Kalian adalah perubahan. Jawaban untuk harapan rakyat dan karena Anda, hampir setiap ukuran, Amerika menjadi lebih baik, negara yang lebih kuat.

Dalam 10 hari dunia akan menyaksikan ciri khas dari demokrasi kita. Tidak, tidak, tidak, tidak, tidak. Transfer kekuasaan yang damai dari satu presiden bebas terpilih ke yang berikutnya. Saya berkomitmen untuk Presiden terpilih, Trump, bahwa pemerintahan saya akan memastikan transisi sehalus mungkin, seperti yang dilakukan Presiden Bush untuk saya.

Karena itu terserah kita semua untuk memastikan pemerintah kita dapat membantu kita memenuhi banyak tantangan yang kita masih hadapi. Kita mempunyai apa yang perlu kita  lakukan. Kita memiliki semua yang kita butuhkan untuk memenuhi tantangan tersebut. Selebihnya, kita tetap terkaya, paling kuat, dan paling dihormati bangsa di bumi.

Pemuda kita, penggerak kita, keragaman dan keterbukaan kita, kapasitas tak terbatas untuk risiko dan berarti bahwa masa depan harus menjadi milik kita. Namun potensi itu hanya akan terwujud jika demokrasi kita bekerja. Jika politik kita lebih baik mencerminkan kesopanan dari masyarakat kita. Jika kita semua terlepas dari afiliasi partai atau kepentingan tertentu, itu membantu memulihkan tujuan mendasar yang sangat kita butuhkan sekarang.

Dan itulah yang saya ingin fokus pada malam ini, negara demokrasi kita. Memahami demokrasi tidak memerlukan keseragaman. Pendiri kita berdebat, mereka bertengkar, dan akhirnya mereka dikompromikan. Mereka mengharap kita untuk melakukan hal yang sama. Tapi mereka tahu bahwa demokrasi memang membutuhkan rasa dasar solidaritas. Gagasan untuk semua perbedaan tetap menjadikan kita semua ini bersama, bahwa kita bangkit atau jatuh adalah tetap satu.

Ada saat-saat sepanjang sejarah kita yang mengancam solidaritas itu. Dan awal abad ini telah menjadi salah satu dari sejarah nantinya. Sebuah dunia menyusut, tumbuh ketimpangan, perubahan demografis, dan momok terorisme. Kekuatan ini tidak hanya menguji keamanan dan kemakmuran kita, tetapi menguji demokrasi kita juga. Dan bagaimana kita memenuhi tantangan ini untuk demokrasi kita akan menentukan kemampuan kita untuk mendidik anak-anak kita dan menciptakan lapangan kerja yang baik dan melindungi tanah air kita.

Dengan kata lain, itu akan menentukan masa depan kita. Demokrasi kita tidak akan bekerja tanpa rasa bahwa setiap orang memiliki peluang di bidang ekonomi.

(Tepuk Tangan)

Dan kabar baiknya adalah bahwa hari ini ekonomi tumbuh lagi. Upah, pendapatan, nilai rumah dan rekening pensiun semua naik lagi. Kemiskinan jatuh lagi.

(Tepuk Tangan)

Orang kaya membayar bagian yang adil dari pajak. Bahkan pasar saham mencatat tingkat pengangguran mendekati level terendah dalam  10 tahun. Tingkat jaminan tidak pernah lebih rendah.

(Tepuk Tangan)

Biaya perawatan kesehatan meningkat pada laju paling lambat dalam 50 tahun. Dan sudah saya katakan, dan saya sungguh-sungguh, siapa pun dapat menyusun rencana yang terbukti lebih baik daripada perbaikan yang kita buat untuk sistem perawatan kesehatan kita, yang mencakup banyak orang dengan biaya minim, saya secara terbuka akan mendukungnya.

(Tepuk Tangan)

Karena itu alasan mengapa semua kita layani. Tidak mencetak poin atau mengambil kredit. Tetapi untuk membuat kehidupan masyarakat yang lebih baik.

(Tepuk Tangan)

Tapi, untuk semua kemajuan nyata yang kita buat, kita tahu itu tidak cukup. Ekonomi kita tidak bekerja dengan baik atau tumbuh cepat ketika sebagian makmur dengan mengorbankan kelas menengah untuk tumbuh, dan tangga untuk orang-orang yang ingin masuk ke kelas menengah.

(Tepuk Tangan)

Itulah argumen ekonomi. Tapi ketimpangan mencolok juga merusak ide demokrasi kita. Sementara 1 persen dari mereka telah mengumpulkan bagian lebih besar dari kekayaan dan pendapatan, terlalu banyak dari keluarga kita di dalam perkotaan dan di kabupaten pedesaan telah ditinggalkan.

PHK pekerja pabrik, pelayan atau petugas kesehatan yang baru saja hampir tidak mendapatkan penghasilan dan berjuang untuk membayar tagihan. Yakin bahwa ini bakal bisa mengatasi hal itu. Bahwa pemerintah mereka terus bekerja keras. Itu resep untuk pihak yang sinis dalam politik kita.

Sekarang sudah ada perbaikan cepat untuk tren jangka panjang ini. Saya setuju, perdagangan kita harus adil dan tidak hanya gratis. Tapi gelombang berikutnya dislokasi ekonomi tidak akan datang dari luar negeri. Itu akan datang dari kecepatan tanpa henti otomatisasi yang membuat banyak pekerjaan kelas menengah yang baik usang.

Dan jadi kita harus menempa kekuatan sosial baru untuk menjamin semua anak-anak kita memiliki pendidikan yang mereka butuhkan.

(Tepuk Tangan)

Untuk memberikan pekerja kekuasaan

(Tepuk Tangan)

Untuk berserikat untuk upah yang lebih baik.

(Tepuk Tangan)

Untuk memperbarui jaring pengaman sosial untuk mencerminkan cara hidup kita sekarang.

(Tepuk Tangan)

Dan membuat lebih banyak reformasi untuk tarif pajak sehingga perusahaan dan individu yang menuai yang terbaik dari ekonomi baru ini tidak menghindari kewajiban mereka untuk negara yang dibuat sangat sukses oleh mereka.

(Tepuk Tangan)

Kita bisa berdebat tentang bagaimana untuk mencapai yang terbaik tujuan ini. Tapi kita tidak bisa berpuas diri tentang tujuan sendiri. Karena jika kita tidak menciptakan kesempatan bagi semua orang, ketidakpuasan dan divisi yang telah terhenti kemajuan kita hanya akan mempertajam di tahun-tahun mendatang.

Ada ancaman kedua demokrasi kita. Dan ini adalah setua bangsa kita sendiri.

Setelah saya terpilih, ada pembicaraan masalah ras. Dan visi seperti itu,  tidak pernah menjadi nyata. Tapi masalah rasialisme ini tetap berbahaya...

(Tepuk Tangan)

Dan sering kekuatan memecah belah dalam masyarakat kita.

Sekarang saya sudah hidup cukup lama untuk mengetahui bahwa hubungan ras yang lebih baik dari mereka 10 atau 20 atau 30 tahun yang lalu, tidak peduli apa yang beberapa orang katakan.

(Tepuk Tangan)

Anda bisa melihatnya bukan hanya dalam statistik. Anda melihatnya dalam sikap muda Amerika di seluruh spektrum politik. Dan kita semua memiliki pekerjaan yang harus dilakukan.

(Tepuk Tangan)

Jika setiap masalah ekonomi dibingkai sebagai perjuangan antara kelas menengah putih pekerja keras dan minoritas tidak layak, maka pekerja dari semua warna akan dibiarkan berjuang untuk memo, sementara orang kaya menarik diri lebih jauh ke dalam kantong-kantong pribadi mereka.

(Tepuk Tangan)

Jika kita mau berinvestasi pada anak-anak imigran, hanya karena mereka tidak terlihat seperti kami, kami akan mengurangi prospek anak-anak kita sendiri-karena anak-anak berkulit coklat akan mewakili bagian yang lebih besar dan lebih besar dari tenaga kerja Amerika.

(Tepuk Tangan)

Dan kita telah menunjukkan bahwa perekonomian kita tidak harus menjadi permainan zero-sum. Tahun lalu, pendapatan naik untuk semua ras, semua kelompok umur, untuk pria dan wanita.

Jadi jika kita akan menjadi serius tentang ras ke depan, kita perlu untuk menegakkan hukum terhadap diskriminasi -dalam perekrutan, dan di perumahan, dan pendidikan, dan dalam sistem peradilan pidana.

(Tepuk Tangan)

Itulah konstitusi kita dan cita-cita tertinggi yang dibutuhkan.

Tapi hukum saja tidak akan cukup. Hati harus berubah. Ini tidak akan berubah dalam semalam. sikap sosial seringkali mengambil generasi untuk mengubah. Tetapi jika demokrasi kita adalah untuk bekerja dengan cara yang seharusnya di negara semakin beragam ini, maka setiap kita harus mencoba untuk mengindahkan saran dari tokoh besar dalam fiksi Amerika, Atticus Finch, yang mengatakan “Anda tidak pernah benar-benar memahami seseorang sampai Anda mempertimbangkan hal-hal dari sudut pandangnya, sampai Anda naik ke kulitnya dan berjalan-jalan di dalamnya.â

Untuk kulit hitam dan kelompok minoritas lainnya, yang berarti mengikat sendiri perjuangan yang sangat nyata kita untuk keadilan terhadap tantangan dari banyak orang di negeri ini. Tidak hanya pengungsi atau imigran atau miskin pedesaan atau transgender Amerika, tetapi juga orang kulit putih setengah baya yang dari luar mungkin tampak seperti dia punya semua keuntungan, tetapi telah melihat dunianya berbanding terbalik dengan ekonomi, dan budaya, dan perubahan teknologi.

Kita harus memperhatikan dan mendengarkan.

(Tepuk Tangan)

Untuk penduduk Amerika kulit putih, itu berarti mengakui bahwa efek dari perbudakan dan Jim Crow tidak tiba-tiba menghilang di tahun 60-an; bahwa ketika kelompok minoritas menyuarakan ketidakpuasan, mereka tidak hanya terlibat dalam rasisme; ketika mereka mengobarkan protes damai, mereka tidak menuntut perlakuan khusus, tetapi perlakuan yang sama yang dijanjikan pendiri kita.

(Tepuk Tangan)

Untuk penduduk asli kelahiran Amerika, itu berarti mengingatkan diri bahwa stereotip tentang imigran hari ini dibicarakan, tentang Irlandia, dan Italia, dan Polandia, yang dikatakan akan menghancurkan karakter fundamental Amerika. Dan ternyata, Amerika tidak melemah dengan kehadiran pendatang baru ini; pendatang baru ini memeluk keyakinan bangsa ini, dan bangsa ini diperkuat.

Kita semua harus berusaha lebih keras; kita semua harus mulai dengan premis bahwa setiap dari sesama warga kita, mencintai negara ini sama seperti yang kita lakukan; bahwa mereka menghargai kerja keras dan keluarga seperti yang kita lakukan; bahwa anak-anak mereka sebagai harapan dan layak kita cintai.

(Tepuk Tangan)

(Bersorak)

Dan itu tidak mudah dilakukan. Sudah terlalu banyak dari kita itu menjadi lebih aman untuk berada di lingkungan kita, atau di kampus-kampus, atau tempat-tempat ibadah, atau terutama sosial media kita, dikelilingi oleh orang-orang yang terlihat seperti kita dan berbagi pandangan politik yang sama dan tidak pernah menantang asumsi kita. Dalam munculnya keberpihakan dan meningkatkan stratifikasi ekonomi dan regional, media kita menjadi saluran kita, semua ini membuat pemilahan besar menjadi tampak alami, bahkan tak terelakkan.

Dan semakin kita menjadi begitu aman untuk mulai menerima informasi. Apakah itu benar atau tidak, sesuai pendapat kita, bukan mendasarkan pendapat kita pada bukti yang di luar sana.

(Tepuk Tangan)

Dan tren ini merupakan ancaman ketiga untuk demokrasi kita. Lihatlah, politik adalah perang ide. Begitulah cara demokrasi kita dirancang. Dalam perjalanan perdebatan yang sehat, kita memprioritaskan tujuan yang berbeda, dan cara yang berbeda untuk mencapainya. Tapi tanpa dasar umum dari fakta-fakta, tanpa kesediaan untuk mengakui informasi baru dan mengakui bahwa lawan Anda mungkin membuat titik yang adil dan bahwa ilmu pengetahuan dan alasan materi, maka kita akan terus berbicara melewati satu sama lain.

(Riuh Bersorak)

Dan kita akan membuat kesamaan dan tidak mungkin kompromi. Dan apa yang bukan menjadi bagian yang sering membuat politik melemahkan semangat? Bagaimana bisa terpilih pejabat mengamuk tentang defisit ketika kami mengusulkan untuk menghabiskan uang pada pra-sekolah untuk anak-anak, tapi tidak ketika kita sedang memotong pajak untuk perusahaan?

Bagaimana kita memaafkan penyimpangan etika di pihak kita sendiri, tetapi menerkam ketika pihak lain melakukan hal yang sama? Ini bukan hanya tidak jujur, itu penyortiran faktar secara selektif. Karena ibu saya biasa memberitahu saya, kenyataan adalah jalan untuk membangkitkan Anda.

Mengambil tantangan perubahan iklim. Hanya dalam delapan tahun kami telah dibelah menjadi dua ketergantungan kita pada minyak asing, kita sudah dua kali lipat energi terbarukan kita, kami telah memimpin dunia untuk kesepakatan yang telah dijanji untuk menyelamatkan planet ini. 

(Tepuk Tangan)

Tapi tanpa tindakan berani, anak-anak kita tidak akan punya waktu untuk memperdebatkan adanya perubahan iklim. Mereka akan sibuk berurusan dengan efek, bencana lebih di lingkungan, gangguan ekonomi yang lebih, gelombang pengungsi mencari tempat perlindungan. Sekarang kita dapat dan harus berdebat tentang pendekatan terbaik untuk memecahkan masalah. Tapi hanya untuk menyangkal masalah tidak hanya mengkhianati generasi mendatang, itu mengkhianati semangat penting dari negara ini, semangat penting dari inovasi dan praktis pemecahan masalah yang dipandu pendiri kami.

(Riuh Bersorak)

Ini adalah roh, yang itu adalah semangat yang lahir dari pencerahan yang membuat kekuatan ekonomi kami. Semangat yang tinggi di Kitty Hawk dan Cape Canaveral, semangat yang menyembuhkan penyakit dan menempatkan mesin hitung di setiap saku, itu semangat itu. Iman di akal dan perusahaan, dan keutamaan hak atas kekuatan, yang memungkinkan kita untuk menolak godaan fasisme dan tirani selama depresi besar, yang memungkinkan kita untuk membangun tatanan pasca-Perang Dunia II dengan demokrasi lainnya.

Sebuah perintah dasar tidak hanya pada kekuatan militer atau afiliasi nasional, namun dibangun di atas prinsip-prinsip, aturan hukum, hak asasi manusia, kebebasan beragama dan berbicara dan berkumpul dan pers yang independen.

(Tepuk Tangan)

Sekarang sedang ditantang. Pertama oleh fanatik kekerasan yang mengklaim berbicara untuk Islam. Baru-baru ini oleh otokrat di ibu kota asing yang mencari pasar bebas dalam demokrasi terbuka dan masyarakat sipil itu sendiri sebagai ancaman bagi kekuasaan mereka.

Bahaya setiap pose untuk demokrasi kita lebih jauh tercapai dari satu bom mobil atau rudal. Mereka takut perubahan. Takut orang yang melihat atau berbicara atau berdoa secara berbeda. Sebuah penghinaan untuk aturan hukum yang memegang pemimpin akuntabel. Intoleransi perbedaan pendapat dan pemikiran bebas. Sebuah keyakinan bahwa pedang atau pistol atau bom atau mesin propaganda adalah wasit utama dari apa yang tepat dan apa yang benar.

Karena keberanian yang luar biasa dari laki-laki dan perempuan dalam seragam. Karena petugas intelijen dan penegakan hukum dan diplomat yang mendukung pasukan kita...

(Tepuk Tangan)

Ada organisasi teroris asing telah berhasil direncanakan dan dilaksanakan serangan terhadap tanah air kita ini delapan tahun terakhir.

(Tepuk Tangan)

(Tepuk Tangan)

Dan meskipun...

(Tepuk Tangan)

Boston dan Orlando dan San Bernardino dan Fort Hood mengingatkan kita bagaimana radikalisasi bisa berbahaya, lembaga penegak hukum kita lebih efektif dan waspada dari sebelumnya. Kami telah mengambil puluhan ribu teroris, termasuk Bin Laden.

(Tepuk Tangan)

(Tepuk Tangan)

Koalisi global kita memimpin melawan ISIL, telah diambil para pemimpin mereka dan dibawa pergi sekitar setengah wilayah mereka. ISIL akan hancur. Dan tidak ada orang yang mengancam, Amerika akan aman.

(Tepuk Tangan)

(Tepuk Tangan)

Dan semua orang yang melayani atau telah dilayani - sebuah kehormatan untuk seumur hidup saya untuk menjadi Presiden

(Tepuk Tangan)

Dan kita semua berutang syukur yang mendalam.

(Tepuk Tangan)

(Tepuk Tangan)

Tapi, melindungi cara hidup kita, itu bukan hanya tugas militer kita. Demokrasi bisa timang ketika ketakutan masuk. Jadi sama seperti kita sebagai warga negara harus tetap waspada terhadap agresi eksternal, kita harus waspada terhadap melemahnya nilai-nilai yang membuat kita bertanya siapa kita.

(Tepuk Tangan)

Dan itulah mengapa selama delapan tahun terakhir saya telah bekerja untuk menempatkan perang melawan terorisme pada pijakan hukum yang lebih tegas. Itu sebabnya kami sudah mengakhiri penyiksaan, bekerja untuk menutup Gitmo, kita mereformasi hukuk yang mengatur pengawasan untuk melindungi privasi dan kebebasan sipil.

(Tepuk Tangan)

Itu sebabnya saya menolak diskriminasi terhadap Muslim Amerika...

(Tepuk Tangan)

Yang hanya sebagai patriotik seperti kita.

(Tepuk Tangan)

(Tepuk Tangan)

Itu sebabnya...

(Tepuk Tangan)

Itu sebabnya kita tidak bisa menarik...

(Tepuk Tangan)

Itu sebabnya kita tidak bisa menarik diri dari perkelahian global yang besar untuk memperluas demokrasi dan hak asasi manusia dan hak-hak perempuan dan hak-hak LGBT.

(Tepuk Tangan)

Tidak peduli seberapa tidak sempurnanya usaha kita, tidak peduli seberapa bijaksana mengabaikan nilai-nilai tersebut yang mungkin tampak, itu bagian dari membela Amerika. Untuk memerangi ekstremisme dan intoleransi dan sektarianisme dan chauvinisme adalah sepotong dengan melawan otoritarianisme dan agresi nasionalis. Jika lingkup kebebasan dan penghormatan terhadap supremasi hukum menyusut di seluruh dunia, kemungkinan perang dalam dan di antara negara-negara meningkat dan kebebasan kita sendiri akhirnya akan terancam.

Jadi mari kita waspada, tapi tidak takut. ISIL akan mencoba untuk membunuh orang yang tidak bersalah. Tapi mereka tidak bisa mengalahkan Amerika kecuali kita mengkhianati konstitusi dan prinsip-prinsip kami dalam perjuangan.

(Tepuk Tangan)

Saingan seperti Rusia atau China tidak bisa sepadan dengan pengaruh kita di seluruh dunia - kecuali kita menyerah terhadap apa yang kita perjuangkan, dan mengubah diri menjadi hanya negara besar pengganggu tetangga yang lebih kecil.

Yang membawa saya ke titik akhir saya - demokrasi kita terancam setiap kali kita menerima begitu saja.

(Tepuk Tangan)

Semua dari kita, terlepas dari partai, harus melemparkan diri ke dalam tugas membangun kembali lembaga-lembaga demokrasi kita.

(Tepuk Tangan)

Ketika tarif pemungutan suara di Amerika adalah beberapa yang terendah di antara negara-negara demokrasi maju, kita harus membuatnya lebih mudah, tidak sulit, untuk memilih.

(Tepuk Tangan)

Ketika kepercayaan pada lembaga kita rendah, kita harus mengurangi pengaruh korosif uang dalam politik kita, dan bersikeras pada prinsip-prinsip transparansi dan etika dalam pelayanan publik. Ketika Kongres disfungsional, kita harus menarik wilayah kami untuk mendorong politisi untuk memenuhi akal sehat dan tidak kaku.

(Tepuk Tangan)

Tapi ingat, semua ini tidak terjadi dengan sendirinya. semua bergantung pada prtisipasi kita; pada setiap kita yang menerima tanggungjawab kewarganegaraan, terlepas dari bagaimana bandul kekuasaan berayun.

Konstitusi kita adalah hal luar biasa, hadiah yang indah. Tapi benar-benar hanya sebuah perkamen. Tidak memiliki keuatan. Kita lah yang memberinya kekuatan. kita, manusia, memberinya arti - dengan partisipasi dan pilihan-pilihan yang kita buat dan aliansi-aliansi yang kita tempa.

Apakah kita berdiri untuk kebebasan kita atau tidak. Apakah kita menghargai dan menjalankan hukum atau tidak, itu terserah kita. Amerika bukan benda rapuh. Tapi proses dari perjalanan panjang kami untuk kebebasan yang belum pasti.

Dalam pesan perpisahannya, Goerge Washington menuliskan bahwa pemerintahan itu sendiri adalah fondasi dari keselamatan kita, kemakmuran dan kebebasan, tapi "dari penyebab yang berbeda dan dari berbagai pihaklah rasa sakit didapat... keyakinan kebenaran ini melemah di dalam pikiranmu."

Dan kita harus mempertahankan kebenaran ini dengan "kecemasan;" yang harus kita sangkal "setiap upaya terag untuk menjauhkan setiap bagian dari negara kita dari yang lain atau memperlemah ikatan suci" yang membuat kita satu.

(Tepuk tangan)

Amerika, kita melemahkan ikatan mereka ketika kita membiarkan dialog politik menjadi begitu korosif bahwa orang-orang berkarakter baik bahkan tidak bersedia untuk masuk ke pelayanan publik. jadi kasar dengan dendam bahwa orang Amerika dengan siapa kita tidak setuju, tidak hanya dipandang sesat tetapi juga jahat. Kami melemahkan hubungan mereka ketika kita mendefinisikan sebagian dari kita lebih Amerika daripada yang lain; ketika kita menghapus seluruh sistem seperti korupsi yang pasti terjadi, dan ketika kita duduk kembali dan menyalahkan para pemimpin yang kita pilih tanpa memeriksa peran kita sendiri saat memeilihmereka.

(Tepuk tangan)

Itu jatuh kepada kita yang cemas, penjaga demokrasi kita; merangkul tugas menggembirakan yang kita telah diberikan untuk terus mencoba improve bangsa yang besar kita ini. Karena untuk semua perbedaan kita, kita, pada kenyataannya, berbagi titel kebanggan yang sama, kantor yang paling penting dalam demokrasi: Warga Negara. (Tepuk tangan.) warga negara.

Jadi, Anda lihat, itulah demokrasi perlukan. dia perlu anda. Bukan hanya ketika ada pemilihan, tidak hanya ketika anda memiliki kepentingan yang dipertaruhkan, tapi seumur hidup. Jika Anda lelah berdebat dengan orang asing di internet, cobalah berbicara dengan salah satu dari mereka dalam kehidupan nyata. 

(Tepuk tangan.)

Jika sesuatu harus diperbaiki, maka ikat tali sepatu Anda dan lakukan pergerakan. 

(Tepuk tangan.) 

Jika Anda kecewa dengan pejabat terpilih, ambil papan, buat beberapa pernyataan, dan bangun kantor sendiri. (Tepuk tangan.) 

tunjukan. Selami. Bertahan.
Kadang-kadang Anda akan menang. Kadang-kadang Anda akan kalah. berharap kebaikan orang lain, dapat menjadi risiko, dan akan ada saat-saat ketika proses akan mengecewakanmu. Tapi bagi kita cukup beruntung untuk menjadi bagian dari pekerjaan ini, dan untuk melihatnya dari dekat, biarkan aku memberitahumu, itu bisa memberi energi dan inspirasi. Dan lebih sering daripada tidak, kepercayaanmu ada di Amerika - dan di orang-orang Amerika - akan terkonfirmasi.

(Tepuk Tangan)

saya yakin sudah. Selama delapan tahun ini, saya telah melihat wajah-wajah lulusan muda penuh harapan dan perwira militer terbaru kami. Saya telah berduka dengan keluarga yang bersedih mencari jawaban, dan menemukan kasih karunia dalam gereja Charleston. Saya telah melihat para ilmuwan kami mengembalikan sense of touchmereka yang lumpuh. Saya pernah melihat prajurit yang sudah menyerah dan memilih mati kembali bangkit. Saya telah melihat dokter dan relawan kami membangun kembali daerah paska gempa bumi dan menghentikan pandemi. Saya telah melihat anak-anak kecil mengingatkan kita melalui tindakan mereka dan melalui kemurahan hati mereka dari kewajiban kami untuk merawat pengungsi, atau bekerja untuk perdamaian, dan, di atas semua, untuk melihat keluar untuk satu sama lain. 

(Tepuk tangan.)

Sehingga kepercayaan yang saya bawa bertahun-tahun lalu, tidak jauh dari sini, dari kekuatan orang-orang Amerika biasa untuk membawa perubahan - kepercayaan itu telah dihargai dengan cara yang tak pernah saya bayangkan. Dan saya berharap anda juga memilikinya. Beberapa dari Anda di sini malam ini atau menonton di rumah, Anda berada di sana dengan kami pada tahun 2004, 2008, 2012 - (tepuk tangan) - mungkin Anda masih tidak percaya kami mendorong semua ini. Biarkan saya memberitahu Anda, Anda bukan satu-satunya. 

(Tawa.)

Michelle - (tepuk tangan) - Michelle LaVaughn Robinson, gadis dari South Side - (tepuk tangan) - selama 25 tahun terakhir, kamu tidak hanya menjadi istri dan ibu dari anak-anak saya, kamu juga sahabatku. (Tepuk tangan.) Kamu mengambil peran yang tidak kamu minta dan kamu menjalaninya dengan caramu, dengan syukur dan dengan tabah dan dengan gaya dan humor yang baik. 

(Tepuk tangan.) 

Kamu membuat Gedung Putih menjadi untuk semua orang. (Tepuk tangan.) Dan generasi baru memiliki pemikiran yang tinggi karena kamu menjadi panutan mereka.. (Tepuk tangan.) Jadi, kamu membuatku bangga. Dan membuat negara bangga. (Tepuk tangan.)

Malia dan Sasha, di bawah kondisi yang aneh, kalian telah menjadi dua perempuan muda yang luar biasa. Kalian cerdas dan cantik, tetapi lebih penting lagi, kalian baik dan bijaksana dan kalian penuh gairah. (Tepuk tangan.) Kalian menjalani kehidupan denganpenuh sorotan dengan mudah dan tanpa beban. Dari semua yang telah saya lakukan dalam hidup saya, saya paling bangga menjadi ayahmu.

(Tepuk tangan.)

Untuk Joe Biden - (tepuk tangan) - anak yang suka berkelahi dari Scranton yang kini menjadi anak kesayangan Delaware - kamu adalah keputusan pertama yang saya buat saat menjadi kandidat, dan itu yang terbaik. (Tepuk tangan.) Bukan hanya karena kamu telah menjadi Wakil Presiden yang hebat, tetapi karena dalam tawar-menawar, saya mendapatkan saudara. Dan kami mencintaimu dan Jill seperti keluarga, dan pertemanan Anda telah menjadi salah satu kegembiraan besar dari kehidupan kita. (Tepuk tangan.)

Untuk staf saya yang luar biasa: Selama delapan tahun - dan untuk sebagian dari anda, jauh lebih lama - saya tumbuh dari energi anda, dan setiap hari saya mencoba untuk merefleksikan kembali apa yang Anda tampilkan - hati, dan karakter, dan idealisme. Saya telah menyaksikan Anda tumbuh, menikah, punya anak, mulai perjalanan baru yang luar biasa dari Anda sendiri. Bahkan ketika hidup menjadi sulit dan membuat frustrasi, Anda tidak pernah membiarkan Washington mendapatkan lebih baik dari Anda. Anda berjaga melawan sinisme. Dan satu-satunya hal yang membuat saya bangga daripada semua yang baik yang kami lakukan adalah memikirkan semua hal yang menakjubkan bahwa Anda akan mencapai dari sini. 
(Tepuk tangan.)

Dan untuk kalian semua di luar sana - setiap pengurus yang pindah ke kota asing, setiap keluarga baik yang menyambut mereka di setiap relawan yang mengetuk pintu, setiap orang muda yang memberikan suara untuk pertama kalinya, setiap warga Amerika yang hidup dan bernapas kerja keras untuk perubahan - Anda adalah pendukung terbaik dan sipapaun bisa berharap, dan aku akan selamanya berterima kasih. (Tepuk tangan.) Karena Anda mengubah dunia. (Tepuk tangan.)

Dan itulah mengapa saya meninggalkan panggung malam ini bahkan lebih optimis daripada ketika memulai. Karena saya tahu pekerjaan kami tidak hanya membantu begitu banyak orang Amerika, telah menginspirasi begitu banyak orang Amerika - terutama begitu banyak orang-orang muda di luar sana - untuk percaya bahwa Anda dapat membuat perbedaan - (tepuk tangan) - menembus penghalan untuk sesuatu yang lebih besar dari dirimu.

Biarkan saya memberitahu Anda, generasi ini datang - tidak egois, altruistik, kreatif, patriotik - Aku pernah melihat Anda di setiap sudut negeri ini. Anda percaya pada keadilan, dan hukum, dan inklusif Amerika. (Tepuk tangan.) Anda tahu bahwa perubahan konstan telah menjadi ciri Amerika; bahwa itu bukan sesuatu yang perlu ditakuti tetapi untuk dicapai. Anda bersedia untuk membawa kerja keras demokrasi ini maju. Anda akan segera melebihi kita semua, dan saya percaya masa depan ada di tangan yang baik. (Tepuk tangan.)

orang-orang Amerika sahabatku, sebuah kehormatan di hidup saya bisa melayani Anda. (Tepuk tangan.) Saya tidak akan berhenti. Bahkan, saya akan di sana dengan Anda, sebagai warga negara, untuk semua hari yang tersisa. Tapi untuk saat ini, apakah Anda muda atau apakah Anda berjiwa muda, saya memiliki satu permintaan terakhir sebagai Presiden Anda - pertanyaan sama seperti delapan tahun lalu. Saya meminta Anda untuk percaya. Tidak dalam kemampuan saya untuk membawa perubahan - tapi di hatimu.

Saya meminta Anda untuk berpegang teguh pada kepercayaan yang ditulis dalam dokumen pendiri kita; bahwa ide dibisikan oleh para budak dan perbudakan; semangat dinyanyikan oleh imigran dan homesteaders dan mereka yang berbaris untuk keadilan; bahwa kredo ditegaskan kembali oleh orang-orang yang menanam bendera dari medan perang asing ke permukaan bulan; kredo inti dari setiap cerita Amerika yang belum ditulis: Ya, kita bisa. (Tepuk tangan.)

Ya, kami lakukan. Ya kita bisa. (Tepuk tangan.)

Terima kasih. Tuhan memberkati Anda. Semoga Tuhan terus memberkati Amerika Serikat. (Tepuk tangan.)

TEMPO

GEMIRA Lampung

{picture#https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEgyBU9hIcRLQoXMle_XSZQhqhwcCFT2WmFHBKKpAji3745cWzlqCAQ4KBfmOMNJIE0DsT1hQDt6z9vL_gT130QoAQHhwAGBI5Z7JMgJ4aQlY6QTVxsd3F6Q3uoAfwDw6iEIe9X6hohPXyskOw0VAOhbLUrjyyUYFIMXscyTikFrklcKHtL5JNAKbf1YB70=s276} GEMIRALAMPUNG.COM adalah portal berita terkini provinsi lampung {facebook#https://www.facebook.com/Lampung-Siger-112788135918185} {twitter#https://twitter.com/gemiralampung} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#https://www.pinterest.com/gemiralampung/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCQyVKhTU6KnMdpXd3qAuAyg} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}
Powered by Blogger.