SELASA: 25 Oktober 2016 | 12:00 WIB.
![]() |
| Jalan Raya Sampay-Cileles longsor. (BR) |
FOKUS INVESTIGASI.Com, RANGKASBITUNG - Cuaca ekstrim di Kabupaten Lebak mengakibatkan longsor dan angin kencang. Seperti yang terjadi di Kampung Cijengkol Rt 03/01, Desa Parungkujang, Kecamatan Cileles, Minggu (23/10) malam lalu. Akibat diterpa angin kencang, dua rumah milik warga setempat rusak berat. Selain itu, bahu Jalan Sampay-Cileles, di Kampung Cibangkur Rt 03/08, Desa Sukadaya, Kecamatan Cikulur, sepanjang 20 meter juga tergerus longsor.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak, Kaprawi, mengatakan, bahu Jalan Raya Sampay-Cileles yang tergerus longsor kini sudah dipasangi penghalang, serta garis polisi, sebagai tanda agar tidak membahayakan pengendara.“Cuaca ekstrim yang masih terjadi di Lebak, tentu harus selalu diwaspadai oleh masyarakat,” harap Kaprawi.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Lebak, Madilas, menambahkan, dua rumah rusak berat akibat angin kencang dan longsor, saat ini sedang dalam proses perbaikan oleh pemiliknya dengan dibantu warga. Sedangkan BPBD, lanjut Madlias telah memberikan bantuan, berupa sejumlah alat dapur dan kebutuhan rumah tangga lainnya. “termasuk kebutuhan pangan untuk sehari-hari dua pemilik rumah yang rusak berat, sudah kami salurkan,” kata Madilas.
Nuridin (47), pemilik rumah yang rusak berat akibat longsor di Kampung Cijengkol Rt 03/ 01, Desa Parungkujang, Kecamatan Cileles mengungkapkan, kondisi rumahnya berada di dataran tinggi. “Saat longsor terjadi, saya mengetahuinya, sehingga saat itu pula, saya dan keluarga segera meninggalkan rumah untuk menyelamatkan diri,” ungkap Nurdin.
Sumber: Bantenraya Online, Selasa (25/10/ 2016).

Post a Comment